“Dewasa ini masih banyak saja kalangan elite dan transisi elite melakukan hal busuk seperti halnya korupsi yah nak” sahut Pak Ramli. Ia merupakan satu diantara banyaknya guru yang paling luas pengetahuanya di sekolahku.

Suatu hari di kelas ia menuturkan, “Perlu kalian tahu nak, koruptor  itu ajudan-ajudan negeri yang ber-otak berlian, mereka itu mempunyai kecerdasan diatas rata-rata yang bisa mengharumkan nama negeri diatas jagad dibawah mentari ini nak”. -dengan lantang dan lagat diktator tersebut pak ramli menjelaskan apa itu koruptor di depan kelasku.

“Saking banyaknya anugrah yang diberikan tuhan kepada mereka-mungkin mereka bingung kali yah nak gimana caranya buat mensyukuri tuh  nikmat tuhan, Mereka itu terlalu kreatif- saking kreatifnya, dengan bekal yang mereka punyai seperti agama, pendidikan dan macam lainnya mereka bener-bener menggunakan kretifitas mereka guna menyamar jadi tikus yang pakai dasi dengan menggadaikan semua apa mereka miliki demi kenikmatan fana yang bersifat sementara,..oh alangkah busuknya mereka yah nak” tukas pak Ramli.

Sudah jelas dan benar-benar jelas diterangkan di Al Qur’an, Mencuri itu haram hukumnya, ketika al Qur’an melarang -secara otomatis agama juga melarang. Bener-bener kreatif itu koruptor-saking kreatifnya hukum-hukum agama mereka langgar, Uang rakyat mereka makan, kepentingan negeri mereka perkosa.

JUJUR..dan JUJUR, aku tak rela nak jika uang negeri ini dimakan mereka, mendingan badanku ini dimakan mereka asalkan jangan kekayaan bumi pertiwi ini, andaikan ibu dan bapak proklamasi masih berdiri, andaikan pula hukum Saudi diterapkan di negeri ini,..sudah jadi apa mereka, tikus+dasi. jika  jadi abu mereka masih diterima syukurlah- jika tidak?

Memang bener-bener kreatif koruptor itu..ha..ha..ha.
dimana yah mereka memposisikan otak mereka, di..ha..ha..ha.
Koruptor..koruptor..lagi-lagi loe lagi loe lagi, kapan media tidak memberitakan loe lagi, andaikan ada satu media yang memberitakan loe lagi sedekah, jujur gue bakal sujud syukur dan tentunya mengucapkan Alhamdulillahirabbilalamin…

 

 

Tulisan ini diikutkan pada lomba blog “Muslim Anti Korupsi”
Website resmi Nahdlatul Ulama www.nu.or.id

Facebook Comments

One Thought on ““Koruptor itu Terlalu Kreatif dalam Mengaplikasikan Ide-idenya nak” Tutur Pak Ramli

  1. yo pancen sing do korupsi ki malah wong pinter2 kok lut..

Post Navigation